Jumat, 15 Februari 2013

Lahirnya Aji Batara Agung Dewa Sakti (Raja Kutai Kartanegara Pertama)

Tersebutlah didalam hikayat kutai,bahwasanya petinggi jaitam layar dengan istrunya tinggal disebuah gunung,ditempat mana mereka membuka sebuah kebun untuk keperluan hidupnya sehari hari,puluhan tahun mrk hidup sebagai suami istri,namun dewa di kayangan belum juga menganugerahkan seorang anak pun sebagai penyambung dari keturunan mereka untuk memerintahkan negeri jaitan layar ini,sering petinggi jaitan layar bertapa bersama istrinya,menjauhi kerabat dan rakyatnya,memohon kepada dewata untuk mendapatkan anak. | pada suatu malam,ketika mereka sedang tidur dengan nyenyaknya,terdengar suara diluar yang begitu gegap gempita hingga menyentakkan dari tidur di peraduan,mereka pun bangkit membuka pintu untuk melihat apa gerangan yang terjadi di luar rumah..nampaklah oleh mereka sebuah batu besar yang melayang dari udara menghempas ketanah, suasana malam yang tadinya gelap gulita kini menjadi terang benderang seakan akan bulan purnama sedang memancar. terkejut melihat batu dan alam yang terang benderamg itu, petinggi beserta istrinya segera masuk kembali kedalam rumah serta menguncinya dari dalam,dari dalam rumah,mereka mendengar ada suara yang menyarunya..”sambut mati babu. tiada sambut mati mama” sampai tiga kali suara ini didengar oleh petinggi jaitan layar,dan ahirnya dengan rasa cemas dijawabnya juga..”ulur mati lumus, tiada diulur mati lumus”  “..sambut mati babu, tiada di sambut mati mama..”kembali suara itu terdengar. “ulur mati lumus,tiada diulur mati lumus..jawab si petinggi dan terdengarlah gelak tawa dari luar rumah sambil berkata..”barulah ada jawaban dari tutur kita, mereka yang diluar rumah itu agaknya sangat gembira sekali,karena tutur katanya mendapatkan jawaban. petinggi jaitan layar pun tidak merasa takut lagi dan kemudian keluar bersama istrinya mendatangi batu itu yang ternyata adalah sebuah raga emas, raga emas itu lalu dibuka dan betapa terkejutnya petinggi beserta istrinya tatkala melihat didalam nya terdapat seorang bayi yang diselimuti lampin berwarna kuning,tanganya sebelah memegang sebuah telur ayam,sedang tangan lainya memegang keris dari emas,keris mana merupakan kalang kepalanya. pada saat itu,menjelmalah tujuh orang dewa yg telah menjatuhkan raga emas itu,mereka mendekati petinggi jahitan layar dengan muka yang gembira,memberi salam..dan salah seorang dewa itu menyapa petinggi..”berterima kasihlah kepada dewata ,karena doamu dikabulkan untuk mendapatkan anak,meskipun tidak melalui rahim istrimu..bayi ini adalah turunan dewa dewa,karena itu jangan ia dipelihara seperti anak manusia biasa..” dewa juga berpesan agar bayi keturunan dewa ini jangan diletakkan di sembarang tikar,tetapi selama 40 hari 40 malam..bayi ini harus dipangku berganti ganti oleh para kerabat petinggi..dan bilamana engkau memandikan anak ini,maka jangan lah dengan air biasa,alkan tetapi dengan air yg sudah diberi bunga wangi..” dan bilamana anakmu sudah besar..janganlah ia menginjak tanah,setelah di adakan erau {pesta} dimana pada waktu itu kaki anakmu ini harus diinjakkan pada kepala manusia yang sudah mati,selai itu kaki anakmu ini diinjakkan pula pada kepala kerbau hidup dan kerbau mati..demikian pula bilamana anakmu ini untuk pertama kalinya ingin mandi ketepian,maka hendakklah engkau terlebih dahulu adakan upacara erau sebagai mana upacara pada pijak tanah..” setelah pesan tersebut di dampaikan..oleh salah seorang dewa,maka ketujuh  dewata itu naik kembali kelangit,petinggi dan istriya dengan penuh rasa bahagia membawa bayi itu masuk kerumah,bayi ini bercahaya laksana bulan purnama wajahnya,indah tiada tandiinganya..siapa memandang akan bangkit kasih sayang terhadap bayi ini..akan tetapi istri petingi susah hatinya,karena payudaranya tidak dapat meneteskan air susu,apa yang bisa diharapkan nya lagi dari seorang perempuan yg sudah tua untuk menyusui anaknya..?  ahirnya petinggi jaitan layar memakar dupa dan setanggi serta menghamburkan beras kunig sambil memanjatkan doa kepada dewa agar memberikan karunia kepada istrinya supaya tetekya bisa mengaandung airsusu yg wangi..setewlah selesai berdoa,terdengar suara dari langit..” wahai nyai jaitan layar..usap usaplah tetekmu dg tangan berulang ulang hingga terpancar air susu dari tetekmu ” mendengar perintah ini,isteri petinggi jaitan layar segera mengusap usap teteknyas sebelah kanan,dan pada waktu sampai 3x dia berbuat demikian..tiba tiba keluarlah air susu dengan derasnya,lagi wangi baunya..maka bayi itu pun mulai dapat diberikan air susu dari tetek isterinyha,kedua suami istri itu sangat bahagia melihat bagaimana anak keturunan dewa mulai bisa menyusu.. sesudah 3 hari 3 malam,tanggalah tali pusar dari bayi itu,maka semua penduduk jaitan layar pun bergembira..meriam “sapu jagag” di tembakkan sebanyak 7x selama 40 hari 40 malam ,dan bayi itu di pangku silih berganti dan dipelihara secermat cermatnya..selama itu juga telor yg sudah menetas menjadi seekor ayam jago makin besar dg suara kokoknya yg lantang.. sesuai dg petunjuk para dewa,maka anak tersebut di namakan aji batara agung dewa sakti,pada waktu batara agung berumur 5 tahun,maka sukarlah dia ditahan untuk bermain didalam rumah saja,ingin dia bermain di halaman ,di alam bebas dimana dia dapat berlari larian,berkejar kejaran dan mandi di tepian..maka petingi jahitan pun mempersiapkan upacara pijak tanah,dan upacara erau,mengantarkarkan sang anak mandi ke tepian untuk pertama kalinya,40 hari 40 malam di adakan pesta..dimana disediakan makanan dan minuman untuk penduduk,gamelan gajah perwata ditabuh siang dan malam,membuat suasana bertambah meriah,berbagai ragam ketangkasan dipertunjukkan silih berganti.. sesudah erau di laksanakan 40 hari 40 malam,maka bermacan binatang baik betina maupun jantan disembelih,,disamping itu juga petinggi  jahitan layar tidak melupakan pesan dari dewa,yaitu agar memmbunuh beberapa orang baik laki laki ataupun perempuan untuk diinjak kepalanya oleh batara agung pada upacara pijak tanah.. kepala kepala binatang dan manusia itu di selimuti dg kain kuning,aji batara agung dewa sakti di arak dan kemudian kaki nya dipijakkan kepada kepala 2 binatang dan manusia itu… kemudian aji batara diselimuti dg kain kuning,lalu di arak ke tepian sungai,di tepian sungai aji batara agung di mandikan,dimana kakinya dipijakkan bertutrut turut pada besi dan batu,semua penduduk jaitan layar kemudian ikut mandi..baik wanita maupun laki2 baik tua maupun yg muda.. setelah selesai upacara mandi,maka halayak mambawa kembali aji batara agung kerumah orang tuanya,dimana dia diberi pakaian kebesaran,,kemudian dia di bawa ke halaman kembali dg dilindungi payung agung,diiringi dg lagu gamelan gajah perwata dan bunyi meriam sapu jagad… tiba tiba guntur berbunyi dg dahsyatnya..menggoncangkan  bumi,dan hujan panas turun merintik,namun keadaan demikian tidak berlangsung lama,karena kemudian cahaya cerah kembali datang menimpa alam,awan dilangit bergulunu gulung seakan akan memayungi penduduk yg sedang mengadakan upacara bumi.. penduduk jaitan layar kemudian membuka hamparan dan kasur agung,dimana aji batara agung di suruh berbaring..upacara selanjutnya ialah gigi aji batara agung di asah kemudian disuruh makan sirih,  sesudash upacara selesai..maka pesta pun di mulai dg mngadakan makan dan minim kpd penduduk,bermacam macam permainan ditunjukan,lelaki dan perempuan menari silihberganti..jg tdk ketinggalan di adakan adu binatang,keremaian ini berlaku selama 7 hari 7 malam,dg tdk putus putusnya..bilamana selesai keramaian ini,maka segala bekas balai balai yg digunakan  untuk pesta dibagi bagikan oleh petinggi jaitan layar kpd penduduk miskin,demikian pula semua hiasan rumah,oleh nyai jahitan layar dibagi bagikan pula pada rakyat..dg selesainya pesta ini,semua pamit  kpd petinggi dan kpd aji batara agung sakti,mrk memuji muji  batara agung dg kata kata..selesai pesta ini,maka kehidupan di negri panjaitan layar berjalan seperti biasa kembali,msng msng pnddk mlksnkn pekerjaan sehari hari,mencari nafkah  dg aman..smntara aji batara agung dewa sakti makin hari makin dewasa,makin gagah,tampan berwibawa,kelak akan menjadi raja pertama dari kerajaan kutai kartanegara 

mitilogi kutai,cerita ini di ambil dari halaman kutai kartanegara.com

Legenda Naga Erau dan Putri Karang Melenu

Pada zaman dahulu kala di kampung Melanti, Hulu Dusun, berdiamlah sepasang suami istri yakni Petinggi Hulu Dusun dan istrinya yang bernama Babu Jaruma. Usia mereka sudah cukup lanjut dan mereka belum juga mendapatkan keturunan. Mereka selalu memohon kepada Dewata agar dikaruniai seorang anak sebagai penerus keturunannya.

Suatu hari, keadaan alam menjadi sangat buruk. Hujan turun dengan sangat lebat selama tujuh hari tujuh malam. Petir menyambar silih berganti diiringi gemuruh guntur dan tiupan angin yang cukup kencang. Tak seorang pun penduduk Hulu Dusun yang berani keluar rumah, termasuk Petinggi Hulu Dusun dan istrinya.
Pada hari yang ketujuh, persediaan kayu bakar untuk keperluan memasak keluarga ini sudah habis. Untuk keluar rumah mereka tak berani karena cuaca yang sangat buruk. Akhirnya Petinggi memutuskan untuk mengambil salah satu kasau atap rumahnya untuk dijadikan kayu bakar.

Ketika Petinggi Hulu Dusun membelah kayu kasau, alangkah terkejutnya ia ketika melihat seekor ulat kecil sedang melingkar dan memandang kearahnya dengan matanya yang halus, seakan-akan minta dikasihani dan dipelihara. Pada saat ulat itu diambil Petinggi, keajaiban alam pun terjadi. Hujan yang tadinya lebat disertai guntur dan petir selama tujuh hari tujuh malam, seketika itu juga menjadi reda. Hari kembali cerah seperti sedia kala, dan sang surya pun telah menampakkan dirinya dibalik iringan awan putih. Seluruh penduduk Hulu Dusun bersyukur dan gembira atas perubahan cuaca ini.

Ulat kecil tadi dipelihara dengan baik oleh keluarga Petinggi Hulu Dusun. Babu Jaruma sangat rajin merawat dan memberikan makanan berupa daun-daun segar kepada ulat itu. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, ulat itu membesar dengan cepat dan ternyata ia adalah seekor naga.
Suatu malam, Petinggi Hulu Dusun bermimpi bertemu seorang putri yang cantik jelita yang merupakan penjelmaan dari naga tersebut.

"Ayah dan bunda tak usah takut dengan ananda." kata sang putri, "Meskipun ananda sudah besar dan menakutkan orang di desa ini, izinkanlah ananda untuk pergi. Dan buatkanlah sebuah tangga agar dapat meluncur ke bawah."

Pagi harinya, Petinggi Hulu Dusun menceritakan mimpinya kepada sang istri. Mereka berdua lalu membuatkan sebuah tangga yang terbuat dari bambu. Ketika naga itu bergerak hendak turun, ia berkata dan suaranya persis seperti suara putri yang didengar dalam mimpi Petinggi semalam. 

"Bilamana ananda telah turun ke tanah, maka hendaknya ayah dan bunda mengikuti kemana saja ananda merayap. Disamping itu ananda minta agar ayahanda membakar wijen hitam serta taburi tubuh ananda dengan beras kuning. Jika ananda merayap sampai ke sungai dan telah masuk kedalam air, maka iringilah buih yang muncul di permukaan sungai."

Sang naga pun merayap menuruni tangga itu sampai ke tanah dan selanjutnya menuju ke sungai dengan diiringi oleh Petinggi dan isterinya. Setelah sampai di sungai, berenanglah sang naga berturut-turut 7 kali ke hulu dan 7 kali ke hilir dan kemudian berenang ke Tepian Batu. Di Tepian Batu, sang naga berenang ke kiri 3 kali dan ke kanan 3 kali dan akhirnya ia menyelam.

Di saat sang naga menyelam, timbullah angin topan yang dahsyat, air bergelombang, hujan, guntur dan petir bersahut-sahutan. Perahu yang ditumpangi petinggi pun didayung ke tepian. Kemudian seketika keadaan menjadi tenang kembali, matahari muncul kembali dengan disertai hujan rintik-rintik. Petinggi dan isterinya menjadi heran. Mereka mengamati permukaan sungai Mahakam, mencari-cari dimana sang naga berada.

Tiba-tiba mereka melihat permukaan sungai Mahakam dipenuhi dengan buih. Pelangi menumpukkan warna-warninya ke tempat buih yang meninggi di permukaan air tersebut. Babu Jaruma melihat seperti ada kumala yang bercahaya berkilau-kilauan. Mereka pun mendekati gelembung buih yang bercahaya tadi, dan alangkah terkejutnya mereka ketika melihat di gelembung buih itu terdapat seorang bayi perempuan sedang terbaring didalam sebuah gong. Gong itu kemudian meninggi dan tampaklah naga yang menghilang tadi sedang menjunjung gong tersebut. Semakin gong dan naga tadi meninggi naik ke atas permukaan air, nampaklah oleh mereka binatang aneh sedang menjunjung sang naga dan gong tersebut. Petinggi dan istrinya ketakutan melihat kemunculan binatang aneh yang tak lain adalah Lembu Swana, dengan segera petinggi mendayung perahunya ke tepian batu. 

Tak lama kemudian, perlahan-lahan Lembu Swana dan sang naga tenggelam ke dalam sungai, hingga akhirnya yang tertinggal hanyalah gong yang berisi bayi dari khayangan itu. Gong dan bayi itu segera diambil oleh Babu Jaruma dan dibawanya pulang. Petinggi dan istrinya sangat bahagia mendapat karunia berupa seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Bayi itu lalu dipelihara mereka, dan sesuai dengan mimpi yang ditujukan kepada mereka maka bayi itu diberi nama Puteri Karang Melenu. Bayi perempuan inilah kelak akan menjadi istri raja Kutai Kartanegara yang pertama, Aji Batara Agung Dewa Sakti.
Demikianlah mitologi Kutai mengenai asal mula Naga Erau yang menghantarkan Putri Junjung Buih atau Putri Karang Melenu, ibu suri dari raja-raja Kutai Kartanegara.


Jumat, 28 Desember 2012

Menyambut Tahun Baru

Tak terasa tahun baru 2013 tinggal beberapa hari lagi. Masing-masing orang tentunya memiliki persepsi yang berbeda dalam mrnyambut tahun yang baru ini. Ada yang menyambut dengan sangat serius sampai mempersiapkannya jauh hari agar proses pergantian tahun menjadi meriah, ada juga yang menyambutnya biasa saja. 

Namun bagi saya, pergantian tahun itu harus memiliki makna khusus...

Tahun baru semangat baru, napas baru, dan masa depan yang harus lebih cerah lagi. Hidup tentulah harus bergerak ke arah yang lebih baik, meningkat searah bertambahnya waktu. Maka momen pergantian tahun adalah saat menarik diri dari rutinitas dan melakukan perenungan atas satu tahun yang berlalu. Saat ini dijadikan masa untuk melihat dan mengevaluasi kinerja panca indera kita: APAKAH SUDAH MELAKUKAN YANG TERBAIK UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN TUJUAN HIDUP SELAMA SATU TAHUN YANG TELAH BERLALU? Jika jawabannya YA. maka kita perlu BERSYUKUR!!! tanpa melihat hasilnya. Namun jika TIDAK, maka perlu merenungkan kembali alasan bukan untuk pembenaran tetapi untuk perbaikan kedepannya.

Selain itu juga perlu mengevaluasi kondisi seluruh angggota tubuh. apakah masih dalam keadaan baik atau tidak. Ini adalah hal yang utama. Jika kondisinya prima, tetaplah pertahankan. Namun bila menurun bahkan soak, maka perlu di tune up dengan liburan atau training.

Terakhir adalah melihat kembali tujuan tahun ini yang tercapai dan tidak tercapai dan mencari penyebabnya untuk mensintesis solusi perbaikan. Dari titik ini, lanjutkan untuk menentukan TUJUAN TAHUN DEPAN yang realistis di tambah 1 atau 2 Mimpi yang bombastis. Mengapa perlu mimpi??? Agar tahun berikutnya tetap punya arah yang jauh ke depan sehingga tidak tersesat.
Akhir kata..selamat menyambut Tahun Baru 2013..Apapun yang akan Anda lakukan adalah Hak Anda, yang penting tidak merugikan siapapun termasuk Anda. Salam..

Jumat, 30 November 2012

Fungsi Tanaman Obat

Fungsi tanaman herbal adalah meningkatkan fungsi organ dan immunitas agar kondisi badan tetap fit. Seperti pada sirsak karena zat aktif sirsak dapat menghambat pertumbuhan sel kanker yang bersifat ganas. Sirsak pun dipakai pada pengobatan kanker seperti kanker rahim dan kanker usus karena herbal masuk ke tubuh melalui darah. Herbal tidak bisa bekerja sendirian karena harus dicampur dengan jenis herbal lainnya agar penyembuhannya bisa lebih medis.

Jenis – jenis tanaman obat :

1. Kayu manis ( Cinnamomum Burmannii )
Memiliki rasa pedas, sedikit manis, hangat dan wangi. Berkhasiat dapat menurunkan kadar gula darah. Dikenal sebagai rempah untuk menguatkan cita rasa masakan dan minuman. Kayu manis memiliki kandungan senyawa seperti minyak atsiri, eugenol, safrole, sinamaldehyde, tannin, kalsium oksalat, dammar dan penyamak.

Salah satu senyawa dalam kayu manis memiliki khasiat mengaktifkan senyawa di pancreas dengan mengaktifkan sel beta di pancreas, yang dapat menghasilkan insulin. Kanker hati serta penurunan kadar lemak dan kolesterol dapat diobati dengan kayu manis.

2. Daun sirsak
Tanaman sirsak ( Annona muricata ), berdasarkan penelitian Health Sciences Institute, Amerika Serikat sejak 1976, dikabarkan memiliki khasiat untuk membunuh sel kanker prostat, pancreas dan paru – paru. Buah sirsak dapat berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur dan efektif melawan berbagai jenis parasit atau cacing. 
Sirsak dapat menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress dan menormalkan kembali system syaraf yang terganggu.

Untuk mendapatkan khasiat dari ramuan sirsak, pasien harus disiplin untuk mengkonsumsinya selama 3 – 4 minggu. Untuk mengobati kanker diperlukan 5 – 15 lembar daun sirsak. Direbus dengan lima gelas air hingga tinggal 1,5 gelas. Diminum sehari tiga kali. Saat merebus harus menggunakan api kecil selama 1 – 2 jam agar zat aktifnya tidak rusak.

3. Tapak dara ( Catharanthus Roseus L.G. Don )
Pada seluruh bagian tanaman tapak dara terdapat lebih 70 macam alkaloid. Dalam tanaman tapak dara terdapat alkaloid anti kanker. Bunga merah pada tapak dara sering dipakai untuk menghentikan pendarahan, diabetes, hipertensi, leukemia, luka baru, bisul atau bengkak – bengkak.

4. Jinten hitam ( Nigella Sativa L. )
Di jawa sering disebut temu ireng. Orang Arab menyebutnya habbatus sauda ( biji yang menyenangkan ) atau habbatul baraka ( biji yang membawa berkah ). Sudah berabad – abad, orang – orang Asia, Timur Tengah dan Afrika memakai Jintan Hitam untuk mengobati penyakit yang berkaitan dengan system pernafasan, saluran pencernaan, gangguan lever dan lambung, diabetes mellitus, flu, diare, hipertensi dan untuk meningkatkan system kekebalan tubuh. Jintan hitam yang kaya nutrisi mendukung kekebalan tubuh termasuk kandungan interferon yang dapat mengobati penyakit kanker.

Komposisi ramuannya adalah mencampurkan jintan hitam dengan bahan herbal lainnya. Yaitu 2 – 3 gram biji jintan hitam ditambah daun sambiloto, temulawak, kunyit, temu putih, temu mangga, ciplukan dan meniran yang masing – masing berjumlah 10 buah.

5. Daun saga
Daun saga dikenal sebagai obat untuk mengobati penyakit sariawan atau Astomatitis apthosa. Sariawan adalah peradangan yang terjadi di daerah mulut, berupa bercak putih kekuningan berbentuk cekung.
 
Tanaman ini dapat bermanfaat sebagai anti parasit, anti radang, meredakan batuk dan panas dalam, melancarkan peredaran darah, sakit tenggorokan, serak dan amandel, bronchitis, bercak putih dikulit, trachoma, panas dalam serta radang kulit bernanah. Dapat mengobati infeksi jamur, scabies, radang kulit bernanah dengan menggunakan biji saga secukupnya. Biji ditumbuk halus, lalu dicampur sedikit minyak lalu dioleskan ke daerah bagian tubuh yang sakit.
 
Daun saga bisa dikunyah karena rasanya manis dan bisa dibuat ramuan untuk berkumur. ( Sumber : Tempo )

Rabu, 21 November 2012

Manfaat Daun Jalukap (Jelukap)


Tumbuhan ini merupakan tumbuhan liar yang banyak tumbuh di perkebunan, ladang,maupun di tepi jalan. Menurut Lasmadiwati (2003) tumbuhan ini berasal dari Asia Tropik tersebar di Asia Tenggara,termasuk Indonesia, India, Cina, Jepang dan Australia kemudian menyebar ke berbagai negara-negara. Oleh karenanya, pegagan mudah dijumpai dan mudah tumbuh di berbagai tempat di Indonesia.

Di Jawa Barat, jalukap banyak tumbuh di perkebunan atau di pekarangan. Masyarakat Jawa Barat mengenalnya sebagai salah satu tanaman lalap.  di kalimantan selatan namanya jelukap

kalo di daerah malang namanya cowek gopel versi Pak Hembing (pakar kesehatan) tanaman ini banyak mengandung ginko biloba yang khasiatnya buat meningkatkan kemampuan berpikir manusia

Di India, tanaman ini dimanfaatkan sebagai obat disentri. Di India, Pakistan, dan sebagian Eropa Timur telah lama, ribuan tahun yang lalu, pegagan dipercayai dapat meningkatkan ketahanan tubuh (panjang umur), membersihkan darah dan memperlancar air seni. 

Dalam pengobatan Cina pun, jalukap dikenal dapat memperpanjang umur. Sementara  masyarakat Timur Jauh di Eropa menggunakan jalukap sebagai obat lepra dan TBC. 

Di Eropa, jalukap telah diolah menjadi salep 1% atau bubuk 2% sebagai obat luka dan borok yang menahun. Masyarakat Malaysia pun telah lama mempergunakan jalukap sebagai tonik dan minuman segar serta infuse jalukap digunakan dalam pengobatan gangguan liver.

Jalukap yang dikenal dengan sebutan Centella Herba memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. 

Diduga glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Asiatosida berfungsi meningkatkan perbaikan dan penguatan sel-sel kulit, menstimulasi pertumbuhan rambut dan jaringan ikat.

Dosis tinggi dari glikosida saponin akan menghasilkan efek pereda rasa nyeri. Dikatakan juga, saponin yang terkandung dalam tanaman ini mempunyai manfaat mempengaruhi collagen (tahap pertama dalam perbaikan jaringan), misalnya dalam menghambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan, sedangkan zat vellarine yang ada memberikan rasa pahit (Anonim 1, 2009).

Terdapat sampai ketinggian 2.500 m di atas permukaan laut. Jalukap merupakan tanaman herba tahunan yang tumbuh menjalar dan berbunga sepanjang tahun. Tanaman akan tumbuh subur bila tanah dan lingkungannya sesuai hingga dijadikan penutup tanah. Sering dijumpai di daerah lembab dan tumbuh diantara rerumputan. 
 
Tumbuh merambat dengan geragih (stolon) yang merayap dengan panjang 10 cm - 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, banyak bercabang yang membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal, pangkal daunnya lebar bertangkai panjang sekitar 5 cm - 15 cm berbentuk ginjal. Tepinya bergerigi atau beringgit, dengan penampang 1 cm - 7 cm tersusun dalam roset yang terdiri atas 2 - 10 helai daun, kadang-kadang agak berambut dan tidak mempunyai batang, namun mempunyai rhizoma (rimpang pendek). Bunganya kecil berwarna pink tua. Buah kecil bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 - 2,5 mm, baunya wangi, rasanya pedas dan pahit.

Bagian yang dipakai sebagai bahan pengobatan adalah seluruh bagian herbal.Untuk obat yang diminum, cuci 30-60g herba segar, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas.

Cara lain, giling herba sampai halus, lalu peras dan air perasannya diminum.

Bisa juga, seduh 1-2g bubuk kering dengan air panas. Setelah dingin minum sekaligus. Untuk mengobati keracunan, jus 500-1.500 g herba jalukap segar, lalu minum sekaligus. Untuk Pemakaian luar, giling herba segar sampai halus, lalu tempelkan ke tempat yang sakit, seperti pada bisul, luka bakar, luka bernanah, tuberkulosis (TBC) kulit, herpes zoster, eksim, dan gigitan ular.

Cara lain, rebus herba segar dan gunakan air rebusannya sebagai obat kumur pada sariawan atau mencuci luka berdarah dan bernanah. Ekstrak minyaknya dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan rambut. Kebanyakan jalukap dikonsumsi segar untuk lalapan, tetapi ada yang dikeringkan untuk dijadikan teh, diambil ekstraknya, Jalukap juga telah diproduksi dalam bentuk tablet dengan nama gotu cola. (Arisandi et all, 2005).

Resep Pengobatan Tradisional Daun Sirih

Manfaat sirih untuk kesehatan sangat besar, daun tersebut mengandung zat antiseptik pada seluruh bagiannya. Daun-nya bisa mengobati mimisan, mata merah, keputihan, disfungsi ereksi, membuat suara nyaring, dan banyak lagi.

Khasiat daun sirih telah teruji secara klinis. Hingga saat ini kini, penelitian daun sirih masih terus dikembangkan. Berikut adalah resep dari Kebun Tanaman Obat Karyasari tentang, cara pemanfaatan daun sirih untuk kesehatan.


1. Obat Batuk
a) Siapkan 15 lembar daun sirih
b) tiga gelas air
c) Cuci bersih daun sirih tersebut dan rebus sampai tersisa menjadi tiga perempat bagian.
d) Minum bersamaan dengan madu

2. Obat Bronkitis
a) Rebus 7 lembar daun sirih yang telah dicuci bersih bersama sepotong gula batu dalam 2 gelas air bersih.
b) Tunggu sampai tersisa menjadi 1 gelas. Minum 3 x sehari masing-masing sepertiga gelas.

3. Menghilangkan bau badan
a) Ambil 5 lembar daun sirih dan rebus dengan 2 gelas air.
b) Tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas.
c) Minum pada siang hari.

4. Obat Luka Bakar
a) Ambil daun sirih secukupnya dan cuci bersih.
b) Peras airnya dan tambahkan sedikit madu.
c) Bubuh-kan ke tempat luka bakar.

5. Obat Mimisan

a) Siapkan 1 lembar daun sirih yang agak muda,
b) kemudian memarkan dan gulung.
c) Sumbatkan hidung yang berdarah.

6. Obat Bisul
a) Ambil daun sirih secukupnya dan cuci bersih.
b) Setelah itu giling sampai halus dan dioleskan pada bisul.
c) Balut dan ganti 2 x sehari.

7. Obat Mata Gatal dan Mata Merah
a) Sediakan 5-6 daun sirih muda dan segar rebus dengan 1 gelas air sampai mendidih.
b) Jika sudah, tunggu sampai dingin.
c) Gunakan untuk mencuci mata dengan gelas cuci mata 3 x sehari sampai sembuh.


8. Obat Koreng dan Obat Gatal
a) Rebus 20 lembar daun sirih sampai mendidih.
b) Gunakan air rebusan yang masih hangat untuk membasuh koreng dan gatal.

9. Obat Gusi Berdarah
a) Rebus 4 lembar daun sirih dalam 2 gelas air.
b) Berkumur-lah secukup-nya.

10. Obat Sariawan
a) Ambil 1-2 lembar daun sirih kemudian cuci bersih.
b) Kunyah sampai lumat dan buang ampasnya setelah selesai.

11. Menghilangkan Bau Mulut
a) Siapkan 2-4 lembar daun sirih, Cuci bersih dan remas.
b) Seduh dengan air panas lalu gunakan untuk berkumur.

12. Obat Jerawat
a) Ambil 7-10 lembar daun sirih , cuci bersih dan tumbuk halus.
b) Seduh dengan dua gelas air panas.
c) Gunakan air tersebut untuk mencuci muka.
d) Lakukan 2-3 x sehari.

13. Obat Keputihan
a) Rebus 10 daun sirih yang telah dicuci bersih dalam 2,5 liter air.
b. Gunakan air rebusan yang masih hangat tersebut untuk Miss V -nya.

14. Mengobati ASI Berlebih
a) Ambil beberapa daun sirih, cuci bersih dan olesi dengan minyak kelapa.
b) Kemudian hangatkan di atas api sampai layu.
c) Tempelkan di seputar payudara yang bengkak selagi masih hangat.
Dan masih banyak lainnya, mungkin insyaallah artikel mengenai khasiat daun sirih ini dapat membantu..

Manfaat Air Kelapa Untuk Kita.

Air kelapa sudah kita ketahui bersama rasanya yang manis dan menyegarkan. Tahukah Anda jika air kelapa memiliki segudang manfaat untuk kesehatan? Selain air kelapa merupakan obat dehidrasi, air kelapa pun memiliki khasiat sebagai obat alami mempercantik kulit Anda agar tetap bersinar dan sehat. Air kelapa sangat bermanfaat juga bagi tubuh dengan memberikan efek menenangkan dan membantu mengurangi panas dalam tubuh.

Banyaknya kandungan yang terdapat pada Air Kelapa memberikan kita keyakinan bahwa air kelapa sangat baik untuk kita konsumsi, berikut ini kandungan air kelapa :

Secara umum, air kelapa mengandung 4,7 persen total padatan, 2,6 persen gula, 0,55 persen protein, 0,74 persen lemak, serta 0,46 persen mineral. Komposisi gizi yang demikian bagus menyebabkan air kelapa dapat digunakan sebagai media pertumbuhan mikroba, misalnya Acetobacter xylinum untuk produksi nata de coco.

Manfaat Air Kelapa

  1. Air kelapa banyak dikonsumsi sebagai minuman elektrolit mengandung natrium, kalium, kalsium, dan magnesium.
  2. Air kelapa bergizi dan sehat bagi tubuh karena rendah lemak dan kalori, sehingga mencegah Anda dari kelebihan berat badan.
  3. Segelas air kelapa dalam proses pencernaan memberikan bantuan dari peradangan dan keasaman. Hal ini dikarenakan air kelapa memiliki asam laurat yang menyembuhkan gangguan pencernaan saluran.
  4. Air kelapa tidak hanya menyegarkan, tapi juga memberikan efek pendinginan untuk tubuh Anda dan saluran pencernaan. Sistem kerja pada lambung dapat menyebabkan peradangan dan ini dapat disembuhkan dengan air kelapa. Ini juga mengontrol suhu tubuh.
  5. Air kelapa juga dikenal sebagai minuman isotonik karena merehidrasi tubuh. Jadi, teguklah dua hingga tiga gelas air kelapa saat tubuh Anda dehidrasi.
  6. Salah satu manfaat kesehatan terbaik dari air kelapa itu rendah gula yang membuatnya menjadi minuman bergizi bagi pasien jantung dan diabetes. Hal ini juga membantu dalam penurunan berat badan. Banyak pelaku diet lebih suka minum lima-enam gelas air kelapa untuk menurunkan berat badan.
  7. Ini adalah minuman energi dengan enzim bioaktif yang meningkatkan metabolisme Anda dan meredakan rasa lelah. Manfaat air kelapa pada sistem pencernaan seperti membersihkan racun dari tubuh.
  8. Air kelapa adalah obat alami untuk menyembuhkan infeksi urin. Hal ini tentu berlaku pada kesehatan ginjal dan batu uretra.
  9. Air kelapa juga menanggulangi masalah kerontokan pada rambut karena air kelapa meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
  10. Air kelapa pun dapat membersihkan kulit yang berjerawat dan membantu mendapatkan kulit mulus.
Terkadang sesuatu yang dianggap sepele mempunyai segudang manfaat, jadi jangan menyepelekan tentang apapun khususnya air kelapa, yang orang pikir hanya air biasa ternyata manfaat air kelapa sangat banyak yang bisa Anda peroleh dengan meminumnya.