Tampilkan postingan dengan label rempah-rempah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rempah-rempah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Mei 2013

Daun Seledri dan Manfaatnya

Manfaat seledri - Daun seledri memang terlihat seperti daun yang tidak memiliki kandungan yang kaya akan vitamin, tahukah anda bahwa daun kecil yang terlihat keriting mengandung asam amino, boron , kalsium , klorin, asam lemak esensial, folat, inositol, besi , magnesium , mangan , fosfor , potasium , selenium, sulfur, seng. Masih ada lagi nih yang dimiliki oleh seledri yang menjadikan seledri bermanfaat bagi kesehatan  yaitu vitamin A , vitamin B1 , vitamin B2 , vitamin B3 , vitamin B5 , vitamin B6 , vitamin C, vitamin E dan vitamin K . Nah selain itu juga Seledri juga merupakan bahan salad, yang mengandung serat.

Daun seledri - Kesehatan manfaat seledri adalah - mereka kaya akan vitamin C , mereka menurunkan kolesterol, mencegah kanker , menurunkan tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kesehatan.

Berikut beberapa Manfaat kesehatan dari Batang, daun, dan Akar seledri meliputi:
  • Manfaat Seledri - Mengurangi tekanan darah: Seledri mengandung bahan kimia yang dapat menurunkan kadar hormon stres dalam darah Anda. Hal ini memungkinkan untuk memperluas pembuluh darah, memberi ruang darah Anda lebih, sehingga mengurangi tekanan.
  • Manfaat Seledri - Mengurangi kolesterol: Bagi pengidap kolestrol saya rasa ini kabar baik bagi anda, karena mengkonsumsi saledri setiap hari dapat mengurangi kolestrol menyumbat arteri, 
  • Manfaat biji Seledri - Antiseptik Baik: biji Seledri membantu dalam mengurangi asam urat. Jadi, seledri baik untuk orang yang menidap kandung kemih, masalah ginjal, sistitis dll, biji Seledri juga membantu dalam menghindari infeksi saluran kemih pada wanita.
  • Manfaat Batang Seledri - Sendi Sehat: Seledri  baik bagi orang yang menderita radang sendi , rematik dan asam urat. Anti-inflamasi pada seledri yang membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri di sekitar sendi. Batang seledri mengandung zat diuretik, yang membantu untuk menghilangkan kristal asam urat yang membangun di sekitar sendi.
  • Manfaat Daun Seledri - Mencegah kanker: Seledri mengandung phthalides dan polyacetylenes. Komponen-komponen anti kanker detoksifikasi karsinogen. Seledri juga mengandung coumarin yang meningkatkan aktivitas sel darah putih tertentu.
  • Daun Seledri Kaya Vitamin C: Dengan adanya vitamin C pada seledri dapat Peningkatan sistem kekebalan karena itu booststhe sistem kekebalan tubuh, selain itu juga dengan adanya vitamin C seledri menghadirkan rasa dingin. Sebenarnya masih banyak lagi manfaatnya seperti mengurangi asma
  • Manfaat Akar Seledri - Kesehatan jantung: Kehadiran vitamin C dalam akar seledri mempromosikan kesehatan jantung. Tuh kan banyak manfaat nih seledri dan tetntunya kaya vitamin C
  • Manfaat Seledri - Aktivitas diuretik: Seledri mengandung natrium dan kalium. Dengan keduda mineral ini seledri membantu dalam mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.
  • Treats rematik: Seledri ekstrak, yang 3nB contain85%, efektif untuk mengobati radang sendi sakit dan otot.
  • Manfaat Daun Seledri - Baik untuk penderita diabetes: daun Seledri juga dimakan untuk mengobati kondisi diabetes.


Karena kandungan kalsiumnya yang tinggi, mengkonsumsi seledri dapat menenangkan saraf. Jadi, makan seledri membantu orang untuk tenang. Seledri berperan sebagai antioksidan juga. Seluruh bagian seledri termasuk benih, akar dan daun, dapat digunakan. selain yang saya sebutkan diatas  seledri juga bisa dihidangkan/dikonsumsikan dalam bentuk minuman jus seledri, Minum jus seledri sebelum makan akan membantu Anda untuk mengurangi berat badan Anda.

Manfaat seledri yanglainnya memiliki banyak manfaat gizi lainnya: Makan seledri secara teratur membantu untuk menghindari penyakit ginjal, hati pankreas, dan kantong empedu, neuritis, sembelit, asma, tekanan darah tinggi, radang selaput lendir hidung, dan gusi basal, otak atas pekerjaan, asidosis, anemia, obesitas dan TBC. Hal ini juga membantu dalam perbaikan gigi.

CATATAN: biji Seledri mengandung minyak atsiri, flavonoid, dan asam linoleat coumarin dan karena itu tidak baik bagi wanita hamil karena mereka dapat menyebabkan kontraksi pada rahim. Semoga dengan adanya postingan manfaat seledri bisa bermanfaat untuk kita semua

Jumat, 30 November 2012

Fungsi Tanaman Obat

Fungsi tanaman herbal adalah meningkatkan fungsi organ dan immunitas agar kondisi badan tetap fit. Seperti pada sirsak karena zat aktif sirsak dapat menghambat pertumbuhan sel kanker yang bersifat ganas. Sirsak pun dipakai pada pengobatan kanker seperti kanker rahim dan kanker usus karena herbal masuk ke tubuh melalui darah. Herbal tidak bisa bekerja sendirian karena harus dicampur dengan jenis herbal lainnya agar penyembuhannya bisa lebih medis.

Jenis – jenis tanaman obat :

1. Kayu manis ( Cinnamomum Burmannii )
Memiliki rasa pedas, sedikit manis, hangat dan wangi. Berkhasiat dapat menurunkan kadar gula darah. Dikenal sebagai rempah untuk menguatkan cita rasa masakan dan minuman. Kayu manis memiliki kandungan senyawa seperti minyak atsiri, eugenol, safrole, sinamaldehyde, tannin, kalsium oksalat, dammar dan penyamak.

Salah satu senyawa dalam kayu manis memiliki khasiat mengaktifkan senyawa di pancreas dengan mengaktifkan sel beta di pancreas, yang dapat menghasilkan insulin. Kanker hati serta penurunan kadar lemak dan kolesterol dapat diobati dengan kayu manis.

2. Daun sirsak
Tanaman sirsak ( Annona muricata ), berdasarkan penelitian Health Sciences Institute, Amerika Serikat sejak 1976, dikabarkan memiliki khasiat untuk membunuh sel kanker prostat, pancreas dan paru – paru. Buah sirsak dapat berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur dan efektif melawan berbagai jenis parasit atau cacing. 
Sirsak dapat menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress dan menormalkan kembali system syaraf yang terganggu.

Untuk mendapatkan khasiat dari ramuan sirsak, pasien harus disiplin untuk mengkonsumsinya selama 3 – 4 minggu. Untuk mengobati kanker diperlukan 5 – 15 lembar daun sirsak. Direbus dengan lima gelas air hingga tinggal 1,5 gelas. Diminum sehari tiga kali. Saat merebus harus menggunakan api kecil selama 1 – 2 jam agar zat aktifnya tidak rusak.

3. Tapak dara ( Catharanthus Roseus L.G. Don )
Pada seluruh bagian tanaman tapak dara terdapat lebih 70 macam alkaloid. Dalam tanaman tapak dara terdapat alkaloid anti kanker. Bunga merah pada tapak dara sering dipakai untuk menghentikan pendarahan, diabetes, hipertensi, leukemia, luka baru, bisul atau bengkak – bengkak.

4. Jinten hitam ( Nigella Sativa L. )
Di jawa sering disebut temu ireng. Orang Arab menyebutnya habbatus sauda ( biji yang menyenangkan ) atau habbatul baraka ( biji yang membawa berkah ). Sudah berabad – abad, orang – orang Asia, Timur Tengah dan Afrika memakai Jintan Hitam untuk mengobati penyakit yang berkaitan dengan system pernafasan, saluran pencernaan, gangguan lever dan lambung, diabetes mellitus, flu, diare, hipertensi dan untuk meningkatkan system kekebalan tubuh. Jintan hitam yang kaya nutrisi mendukung kekebalan tubuh termasuk kandungan interferon yang dapat mengobati penyakit kanker.

Komposisi ramuannya adalah mencampurkan jintan hitam dengan bahan herbal lainnya. Yaitu 2 – 3 gram biji jintan hitam ditambah daun sambiloto, temulawak, kunyit, temu putih, temu mangga, ciplukan dan meniran yang masing – masing berjumlah 10 buah.

5. Daun saga
Daun saga dikenal sebagai obat untuk mengobati penyakit sariawan atau Astomatitis apthosa. Sariawan adalah peradangan yang terjadi di daerah mulut, berupa bercak putih kekuningan berbentuk cekung.
 
Tanaman ini dapat bermanfaat sebagai anti parasit, anti radang, meredakan batuk dan panas dalam, melancarkan peredaran darah, sakit tenggorokan, serak dan amandel, bronchitis, bercak putih dikulit, trachoma, panas dalam serta radang kulit bernanah. Dapat mengobati infeksi jamur, scabies, radang kulit bernanah dengan menggunakan biji saga secukupnya. Biji ditumbuk halus, lalu dicampur sedikit minyak lalu dioleskan ke daerah bagian tubuh yang sakit.
 
Daun saga bisa dikunyah karena rasanya manis dan bisa dibuat ramuan untuk berkumur. ( Sumber : Tempo )

Selasa, 02 November 2010

Khasiat Lada Hitam

Di antara keluarga rempah-rempah, lada hitam (Piper nigrum) atau black pepper adalah jenis rempah-rempah yang paling populer. Ditemukan pertama kali di Malabar, pantai barat India bagian Selatan sekitar 2000 tahun yang lalu. Kini lada banyak ditanam di wilayah Asia, terutama Malaysia dan Indonesia.

Lada tergolong tumbuhan merambat. Daunnya berbentuk bulat telur, tunggal, bertangkai, letaknya berseling atau tersebar. Lada berbunga majemuk, berbentuk bulir, dan menggantung dengan panjang bulir 3,5 sampai 22 cm, terdapat pada ujung atau berhadapan dengan daun. Sedangkan bagian yang dipakai sebagai obat adalah buah.

Kandungan kimia dalam lada hitam adalah saponin, flavonoida, minyak atsiri, kavisin, resin, zat putih telur, amilum, piperine, piperiline, piperoleine, poperanine, piperonal, dihdrokarveol, kanyo-fillene oksida, kariptone, tran piocarrol, dan minyak lada. Sifat kimiawi lada adalah pedas dan beraroma sangat khas.

Lada hitam memiliki banyak khasiat. Di antaranya adalah untuk melancarkan menstruasi, meredakan serangan asma, meringankan gejala rematik, mengatasi perut kembung, serta menyembuhkan rasa sakit kepala.